Character Building : Kewarganegaraan (kelompok 8 menanam pohon)


Project Luar Kelas
CBDC – TFI
Character Building Kewarganegaraan

MELAKUKAN KEGIATAN – KEGIATAN KEMANUSIAAN


Menanam Pohon Untuk Kesejahteraan Alam yang Lebih Baik

Identitas Kelompok

NIM
Nama
Jabatan (ketua, sekertaris, anggota)
2001556480
Karin Febrianti Pratama
Ketua
2001554752
Lailatul Hamdah
Sekretaris
2001557760
Bagus Pratama
Anggota
2001556272
Chalvin Surya Dinata
Anggota
2001603823
Dicky Angkasa
Anggota
2001574224
Paskalia Hosana
Anggota
2001569205
Rahadian Kamandaru
Anggota
2001577264
Zulfa
Anggota

Kelas
LK01



BINUS UNIVERSITY
2017
HALAMAN PENGESAHAN LAPORAN AKHIR

Project Luar Kelas Character Building Kewarganegaraan


1.
Judul Project
:
Menanam Pohon Untuk Kesejahteraan Alam yang Lebih Baik
2
Lokasi Project
:
Perumahan Diponegoro, Lippo-Karawaci, Tangerang
3
Kelompok target kegiatan
:
Masyarakat sekitar perumahan
4.
Nama Anggota Kelompok



1.
:
Karin Febrianti Pratama

2.
:
Lailatul Hamdah

3
:
Bagus Pratama

4.
5.
6.
7.
8.
:
:
:
:
:
Chalvin Surya Dinata
Dicky Angkasa
Paskalia Hosana
Rahadian Kamandaru
Zulfa
5
Mata Kuliah
:
Character Building Kewarganegaraan
6
Kelas
:
LK01
7.
Dosen
:
Heru Christanto, S.S., M. M.


                                                                                        Tangerang, 17 Maret 2017

Mengetahui,




Heru Christanto, S.S., M. M.
Dosen CB Kewarganegaraan

Ketua Kelompok




Karin Febrianti Pratama

DAFTAR ISI

Lembaran cover…………………………………………………………………………..........1
Lembaran pengesahan…………………………………………………………………...….... 2

Daftar Isi……………………………………………………………………………………… 3


Bab I   : Pendahuluan...…………………………………………………….……….……….4-5
Bab II  : Metode Kegiatan…………………………………………………………………...5-8
Bab III : Konsep……………………………………….………………………..………….......9
Bab IV : Pelaksanaan Kegiatan……………………………………………………..….….10-16
Bab V  : Kesimpulan dan saran………………………………………………………..….......17
Bab VI : Penutup………………………………………………………………………….......18
























BAB I PENDAHULUAN
1.1         Latar Belakang
Bumi merupakan tempat tinggal semua makhluk hidup. Makhluk hidup saling membutuhkan untuk melangsungkan hidupnya. Seperti manusia membutuhkan pohon untuk mendapatkan oksigen, pohon juga memerlukan karbon dioksida yang dihasilkan oleh manusia untuk dijadikan oksigen kembali. Namun, belakangan ini terjadi banyak sekali kerusakan lingkungan, seperti hutan gundul, daerah yang gersang, pemanasan global, dan lain sebagainya.
Salah satu kerusakan yang berdampak untuk jangka waktu yang lama adalah hutan yang gundul. Padahal, pohon merupakan salah satu mahluk hidup yang dapat menyelamatkan bumi dari pemanasan global. Pohon mempunyai banyak manfaat, salah satunya adalah menyerap karbondioksida dan menghasilkan oksigen sebagai udara untuk makhluk hidup bernapas. Namun, masih banyak lahan di bumi ini yang masih gersang ataupun hanya terdapat sedikit pohon.
Jumlah pohon yang sedikit di suatu daerah mengakibatkan kerusakan lingkungan dan juga merusak kelangsungan hidup makhluk hidup serta tumbuhan. Oleh karena itu, penanaman pohon di daerah yang kurang asri akan sangat membantu memulihkan lingkungan sekitar serta membantu kelangsungan hidup makhluk hidup. Demi tercapainya rencana ini kami harus dengan sungguh-sungguh untuk melakukan penanaman pohon dan merawatnya untuk masa depan kelak.
Seperti yang telah disebutkan diatas, kami selaku tim ingin melakukan penanaman pohon untuk membantu penghijauan di daerah yang gersang dan mempunyai sedikit pohon. Kegiatan ini akan dilakukan dengan tata cara yang benar serta dengan penelitian yang jelas.

1.2         Permasalahan
Pada saat ini, banyak lingkungan yang mulai gersang, yang diakibatkan penebangan pohon secara liar. Selain itu, dengan berkurangnya pepohonan maka karbon dioksida diudara pun meningkat, udara di bumi pun semakin panas dan menyebabkan kebakaran hutan. Beberapa daerah yang kurang pohon pun tak jarang yang terkena musibah banjir ketika musim hujan datang.



1.3         Rencana Kegiatan
· Survey tempat, membuat proposal, dan meminta perizinan
· Membeli dan menanam 16 pohon
· Memberikan pupuk rutin
· Memberikan air yang cukup
· Melakukan pemeriksaan rutin

BAB II METODE KEGIATAN
2.1     Menentukan Lahan
Lahan hutan merupakan media tumbuh bagi tanaman hutan yang berperan penting dalam rangka menciptakan pohon-pohon hutan sesuai dengan karakteristiknya. Lahan yang    dipilih sebagai target penanaman hendaknya merupakan zona bebas dari segala bentuk aplikasi pembangunan baik pemerintah maupun swasta, karena proses terciptanya pohon-pohon hutan memerlukan waktu yang panjang (diatas 10 tahun) untuk dapat terciptanya ekosistem hutan. Jadi hendaknya lahan-lahan tersebut diplanning secara matang agar pelaksanaan penanam pohon tidak merupakan seremonial belaka.

2.2         Tentukan Bibit
Dalam kegiatan penanam pohon setelah lahan telah ditetapkan, langkah berikutnya adalah menentukan jenis bibit yang akan ditanam. Jenis-jenis yang akan ditanam hendaknya merupakan jenis andalan lahan setempat (pohon yang dapat tumbuh pada areal tersebut), bukan berdasarkan tren ataupun ketersediaan bibit pada kebun bibit, pada lahan yang sangat kritis hendaknya lebih diprioritaskan tanaman jenis-jenis pionieer, untuk mempercepat proses penutupan lahan.

2.3         Lubang Tanam
Pembuatan lubang tanam sebaiknya dilakukan sehari sebelum dilakukan penanaman, hal ini dimaksudkan agar suhu udara didalam dan diatas permukaan lahan stabil sehingga dapat membantu menggurangi stess pada tanaman dalam beradaptasi dengan lingkungan yang baru. Lubang tanam dibuat minimal 20 cm x 20 cm dengan kedalam 30 cm – 40 cm (disesuaikan dengan media tumbuh perakarannya). Apabila perlu setelah lubang dibuat ditambahkan pupuk kandang untuk membantu hara media tanaman.

2.4         Tata Cara Penanaman
Bibit yang akan ditanam terlebih dahulu dilepaskan dari kantung-kantung media tumbuhnya (polybag) kemudian ditanaman bersama media tumbuhnya, harus hati-hati agar media tumbuhnya jangan sampai rusak, tanaman harus tegak agar proses pertumbuhan dapat berkembangan dengan baik. Kemudian tutup lubang tanaman sambil menekan pelan pada sekeliling tanaman sampai bibit dapat berdiri dengan baik.

2.5         Waktu Penanaman
Pelaksanaan penanaman hendaknya dilakukan mulai jam 07.00-09.00 WIB dan 17.00-18.00 WIB, karena sekitar jam tersebut suhu permukaan tanah sedang turun dan stabil sehingga dapat mengurangi stress pada tanaman. Apabila tidak memungkinkan menanam pada jam-jam tersebut dapat dilakukan pada jam diantaranya akan tetapi setelah dilakukan penanaman segera dibuatkan naungan untuk menghindari terik matahari yang dapat membakar hijau daun tanaman, apabila sampai terbakar maka klorofil daun tidak dapat berfotosintesis dan akhirnya tanaman akan mati.

2.6         Pemeliharaan
Kegiatan ini sama penting dengan tahapan-tahapan diatas, dimana sering kita mengesampingkan langkah yang satu ini, setelah penanaman hendaknya dilakukan pemeliharaan terhadap gulma, liana semak, hewan tangan manusia dan lain sebagainya, agar ruang tumbuh tanaman dapat berkembang dengan baik. Kegiatan ini dapat dilaksanakan pada 6 bulan setelah penanaman sampai tanaman berumur 3 tahun.





Susunan Kegiatan : 

Senin, 20 Maret 2017
No
Waktu
Kegiatan
1
13.00 WIB
Berkumpul di lobby Binus Alsut
2
13.00 WIB -13.30 WIB
Membahas lokasi tempat yang akan disurvey
3
13.30 WIB -15.00 WIB
Berkeliling mencari lokasi yang akan digunakan (daerah kota Tangerang, Gading Serpong, dan Karawaci)
4
15.00 WIB -16.00 WIB
Menyurvei dan meminta izin untuk lokasi yang akan digunakan
5
16.00 WIB
Pulang

Kamis, 23 Maret 2017
No
Waktu
Kegiatan
1
08.30 WIB
Berkumpul di lobby Binus Alsut
2
08.30 WIB – 09.30 WIB
Membeli bibit pohon dan pupuk
3
09.30 WIB – 10.00 WIB
Perjalanan menuju lokasi
4
10.00 WIB – 13.00 WIB
Menanam dan menyiram tanaman
5
13.00 WIB
Pulang

Kamis, 6 April 2017
No
Waktu
Kegiatan
1
08.30 WIB
Berkumpul di lobby Binus Alsut
2
08.30 WIB – 09.00 WIB
Perjalanan menuju lokasi
3
09.00 WIB –10.00 WIB
Memberikan pupuk tanaman
4
10.00 WIB –10.30 WIB
Menyiram tanaman
5
10.30 WIB
Pulang










Kamis, 27 April 2017
No
Waktu
Kegiatan
1
14.30 WIB
Berkumpul di lobby Binus Alsut
2
14.30 WIB – 15.00 WIB
Perjalanan menuju lokasi
3
15.00 WIB –16.00 WIB
Memberikan pupuk tanaman
4
16.00 WIB –17.00 WIB
Menyiram tanaman
5
17.00 WIB
Pulang


        








Kamis, 4 & 11 Mei 2017
No
Waktu
Kegiatan
1
11.30 WIB
Berkumpul di lobby Binus Alsut
2
11.30 WIB – 12.00 WIB
Perjalanan menuju lokasi
3
12.00 WIB –13.00 WIB
Memberikan pupuk tanaman
4
13.00 WIB –14.30 WIB
Menyiram tanaman
5
14.00 WIB
Pulang












BAB III KONSEP

Kami ingin menciptakan rasa tentram dan bahagia sesuai dengan tujuan dari sila ketiga yang berbunyi Persatuan Indonesia. Persatuan Indonesia berarti bersama-sama membangun Indonesia untuk menuju kehidupan yang lebih baik, salah satunya dengan penanaman pohon. Kegiatan ini bertujuan untuk menciptakan suasana yang nyaman serta bersifat kekeluargaan sehingga akan menimbulkan semakin bersatunya rakyat Indonesia. Bersatunya rakyat disini bisa dimulai dengan menanam pohon dahulu lalu munculah rasa kekeluargaan yang erat dengan bersama-sama menanam, merawatnya, serta memelihara pohon dari kecil hingga besar.
Kami berharap kegitan ini dapat membantu masyarakat yang suntuk terhadap kegiatan sehari-hari mereka, lalu kami juga ingin menciptakan suasana yang akan dengan mudah melepaskan rasa suntuk tersebut dengan menanam pohon. Walaupun penanamannya tidak banyak tetapi setidaknya itu telah membantu untuk memperhijau lingkungan serta mempererat rasa kekeluargaan yang kita miliki. Sehingga dari kegiatan ini kami akan terus menjaga alam bersama-sama dan mempererat persatuan Indonesia yang dimulai dengan hal kecil seperti menanam pohon. Dengan menanam pohon diharapkan masyarakat juga mengetahui pentingnya penghijauan lingkungan dan juga menjaga persatuan dan kesatuan Indonesia.
BAB IV PELAKSANAAN KEGIATAN

1.             Perizinan dan Survey
Hari, tanggal        : Senin, 20 Maret 2017
Pukul                    : 13.00 - 16.00 WIB
     Pada mata kuliah Character Building (Kewarganegaraan) ini kelompok kami melakukan kegiatan sosial berupa penanaman pohon, mengingat semakin gersangnya permukaan bumi. Kami pun mencari tempat-tempat yang dapat dibilang kering sehingga kegiatan sosial kami dapat bermanfaat dan dirasakan oleh warga sekitar. Kami mencari tempat dengan googling, tetapi kami tidak dapat melihat dan merasakan secara langsung kondisi dan suasana yang ada di tempat tersebut. Akhirnya, kami pun berkeliling ke daerah kota Tangerang, Gading Serpong dan Karawaci.
Salah satu teman kami merekomendasikan tempat yang cukup gersang di salah satu perumahan di Karawaci, kami pun langsung menuju ke lokasi. Suasana di perumahan tersebut terlihat cukup gersang dan ada beberapa tanah kosong yang tidak dimanfaatkan dengan baik. Kami pun memutuskan untuk menanam pohon di perumahan ini dan meminta izin ke warga setempat. Kegiatan menanam kami pun diterima oleh warga dan kami diminta untuk menentukan hari dan tanggal untuk pelaksanaan kegiatan tersebut. Kami menanyakan pohon apa yang sebaiknya ditanam, warga memilih pohon yang rindang sekaligus bisa menghasilkan buah untuk dimakan.

2.             Membeli dan menanam 16 pohon
Hari, tanggal        : Kamis, 23 Maret 2017
Pukul                    : 09.00 – 13.00 WIB
Pada hari Kamis, 23 Maret 2017, kelompok kami mulai melakukan kegiatan sosial kami yang pertama. Kami kumpul di Binus University sekitar jam 08.30 WIB. Setelah kelompok kami lengkap, kami langsung pergi ke tempat penjualan pohon. Kami pun membeli 16 pohon, pohon yang kami beli tidak hanya rindang tetapi buahnya juga dapat dimanfaatkan, sesuai dengan keinginan warga setempat. Kami diantaranya pohon mangga, rambutan, jambu, dan petai cina. Kami juga membeli pupuk, berupa pupuk pembasmi hama dan pupuk untuk menyuburkan tanaman kami.
Sesampainya di lokasi, pukul sudah menunjuk ke arah 10.00 WIB, tanpa menunggu lama, kami pun mulai melakukan penggalian tanah untuk penanaman pohon. Penggalian tanah membutuhkan waktu cukup lama, karena kelompok kami tidak terbiasa untuk melakukan penggalian sekaligus lubang tanam yang dibutuhkan cukup banyak. Setelah selesai penggalian tanah, kami pun memasukan pohon-pohon kecil yang tadi sudah kami beli ke dalam lubang dan menutup kembali lubang tersebut dengan tanah yang tadi digali. Kami juga menyiram tanaman untuk pertama kalinya. Setelah kegiatan selesai, kami pamit dengan warga dan pulang.

  





















3.             Memberikan pupuk secara rutin
Hari, tanggal        : Kamis, 6 April 2017
Pukul                    : 09.00 – 10.30 WIB

     Pemeriksaan rutin kami yang bertepatan pada hari Kamis, 6 April 2017. Kami bersama-sama berangkat dari Binus University menuju ke lokasi. Kami sampai sekitar pukul 09.00 WIB. Kami disambut ramah oleh warga. Kemudian, kami meminta izin untuk melihat tanaman kami. Setelah mendapat izin, kami langsung memeriksa tanaman kami dan mendapati tanaman kami dalam kondisi yang bagus. Pohon-pohon kami terlihat sehat dan memungkinkan untuk tumbuh dengan baik. Pemeriksaan kedua ini kami fokuskan untuk menyuburkan pohon dengan memberikan pupuk yang telah kami beli. Selain memberi pupuk untuk menyuburkan, kami juga memberikan pupuk pembasmi hama, agar pertumbuhan tanaman tidak terhambat. Setelah memberikan pupuk, kami menyiram kembali pohon-pohon kami agar tidak kekurangan air. Kegiatan pun selesai dan kami pamit untuk pulang.
















4.             Memberikan air cukup
Hari, tanggal        : Kamis, 27 April 2017
Pukul                    : 15.00-17.00 WIB
     Kegiatan sosial kami yang keempat diawali dengan berkumpul di Binus University pukul 14.30 WIB. Kami berangkat menuju ke lokasi dan tiba di lokasi pukul 15.00 WIB. Seperti hari-hari sebelumnya, setelah tiba di lokasi kami langsung menemui warga dan meminta izin untuk melihat tanaman kami. Kemudian, kami melakukan pemeriksaan pada pohon-pohon kami dan mendapati tanaman kami dalam kondisi baik. Selanjutnya, kami memberikan pupuk lagi untuk menyuburkan tanaman dan pembasmi hama. Berhubung dari beberapa hari kemarin hujan, kami yakin kebutuhan air tanaman kami pun cukup, maka dari itu kami hanya menyiram sedikit air untuk tanaman kami. Setelah menyiram selesai, kami pun pamit dengan warga dan pulang.
















5.             Melakukan pemeriksaan rutin
Hari, tanggal        : Kamis, 4 & 11 Mei 2017
Pukul                    : 12.00- 14.00 WIB

Kami melakukan pemeriksaan rutin setiap kami ke lokasi dan yang terakhir  pada Kamis, 11 Mei 2017. Kami tiba di lokasi pukul 12.00 WIB dan langsung menghampiri warga dan meminta izin untuk memeriksa kondisi pohon-pohon kami. Ketika kami memeriksa pohon kami, ternyata pohon kami dalam kondisi yang baik, walaupun belum terlihat proses pertumbuhannya. Pohon kami terbebas hama karena kami selalu memberikan pupuk anti-hama. Selanjutnya kami tetap memberikan pupuk pembasmi hama dan pupuk untuk menyuburkan tanaman. Dan kami pun tidak pernah lupa untuk menyiram tanaman kami sebagai penutup sebelum kami pamit dengan warga dan pulang.


















REFLEKSI KELOMPOK
Kami melakukan penanaman pohon yang bertempat di daerah yang menurut kami merupakan daerah yang gersang dan hanya ada dedikit tanaman di daerah itu. Kami melihat bahwa tempat itu merupakan tempat yang tepat untuk melakukan penanaman pohon, oleh karena itu kami memutuskan untuk menanam pohon di daerah tersebut. Setelah kami melakukan penanaman pohon di daerah tersebut kami sadar bahwa dengan melakukan penanaman pohon yang dibilang tidak banyak ini tetap masih bisa membantu daerah tersebut untuk menjadi lebih hijau dan tidak gersang lagi. Kami sadar bahwa penanaman pohon di daerah yang gersang merupakan hal yang penting yang bisa kita lakukan untuk menyelamatkan bumi ini dari pemanasan global, dan juga dengan melakukan penanaman pohon kita juga berarti telah melakukan penyelamatan terhadap lingkungan hidup kita jadi bumi ini akan terjaga hingga anak cucu kita nantinya. 


Selain itu kami juga sadar bahwa menanam sebuah pohon bukanlah hal yang mudah, dimana kita harus memastikan bahwa tanah yang berada di daerah tersebut sehat, kita juga harus memastikan bahwa tanaman tersebut aman serta bisa terus di pantau oleh kita sebagai penanam pohon. Setelah itu kita harus melakukan pemupukan untuk memastikan bahwa tanaman tersebut sehat, kita juga harus membeli pupuk anti  hama serta kita juga harus memastikan bahwa pohon yang kita tanam akan tumbuh besar seta sehat. Kami sadar bahwa hal yang biasa kita lihat sebagai hal yang mudah ataupun sepele tetapi ternyata merupakan hal yang sulit untuk dilakukan. Kami juga sadar bahwa kesabaran sangat diperlukan untuk menjalankan penanaman pohon ini. 

Selain itu kami sadar bahwa dari penanaman pohon ini yang menurut kami cukup sulit dapat membantu lingkungan sekitar untuk melakukan fotosintesis dan membantu tumbuhan serta makhluk lain untuk tetap hidup. Kami juga menyadari bahwa penanaman pohon itu sulit, oleh karena itu kami ingin terus menjaga bumi ini tetap hijau dan dapat memberikan kehidupan uang seimbang untuk semua makhluk yang ada di bumi ini. Selain itu kami juga ingin terus menjaga lingkungan ini agar anak cucu kami nantinya bisa merasakan bumi yang indah, hijau serta sehat. Rasa prihatin dan sayang kami terhadap bumi ini membuat kami terus memastikan bahwa bumi ini tetap hijau. 



BAB V  KESIMPULAN DAN SARAN
5.1 Kesimpulan
Setelah melakukan kegiatan sosial ini kami dapat menyimpulkan bahwa pohon merupakan komponen penting di dalam bumi yang multifungsi. Pohon akan menghasilkan oksigen untuk manusia bernapas, selain itu pohon yang rindang akan membuat bumi terasa tidak terlalu panas, dan pohon dapat menghasilkan buah untuk dimakan manusia atau hewan. Penting sekali untuk memelihara dan menjaga pohon. Namun, sayangnya banyak dari manusia yang masih belum sadar akan pentingnya pohon sehingga memanfaatkan pohon secara liar sehingga berdampak negatif.
Kami berharap walaupun kami hanya menanam sedikit pohon setidaknya dapat memberikan manfaat bagi warga. Kami juga berharap pohon-pohon yang telah kami tanam akan tumbuh besar dan mampu mengatasi permasalahan lingkungan yang ada di bumi. Kami pun yakin hal sekecil apapun yang kami lakukan, lama-lama akan menghasilkan sesuatu yang besar. Walaupun kegiatan sosial ini telah berakhir, tetapi tidak menutup kemungkinan bagi kami untuk tetap melakukan pemeriksaan pada tanaman.



5.2    Saran
Untuk pengembangan lebih lanjut, maka kami memberikan saran yang sangat bermanfaat kepada warga sekitar perumahan agar dapat membantu kelestarian alam. Saran-saran tersebut antara lain :
1.      Melakukan pemeriksaan rutin.
2.      Menyiram pohon sesuai kebutuhan.
3.      Memberi pupuk ketika sedang terserang hama.
4.      Memberi pupuk agar pohon tetap subur.







BAB VI PENUTUP
Demikian laporan akhir ini dibuat, agar bisa menjadi kerangka gambaran pelaksanaan kegiatan tersebut. Besar harapan kami, kegiatan yang sudah terlaksana dapat bermanfaat bagi kelangsungan lingkungan hidup.
    
Tangerang,  3 Juni 2017,
Binus University Alam Sutera





Mengetahui,
Dosen Character Building,




Heru Christanto, S.S., M.M
Hormat kami,
Ketua Pelaksana Kegiatan,




Karin Febrianti Pratama











Komentar

Posting Komentar