Character Building : Kewarganegaraan (kelompok 8 menanam pohon)
Project Luar
Kelas
CBDC – TFI
Character Building Kewarganegaraan
MELAKUKAN KEGIATAN – KEGIATAN KEMANUSIAAN
Menanam Pohon Untuk Kesejahteraan Alam yang Lebih Baik
Identitas
Kelompok
NIM
|
Nama
|
Jabatan
(ketua, sekertaris, anggota)
|
2001556480
|
Karin Febrianti Pratama
|
Ketua
|
2001554752
|
Lailatul Hamdah
|
Sekretaris
|
2001557760
|
Bagus Pratama
|
Anggota
|
2001556272
|
Chalvin Surya Dinata
|
Anggota
|
2001603823
|
Dicky Angkasa
|
Anggota
|
2001574224
|
Paskalia Hosana
|
Anggota
|
2001569205
|
Rahadian Kamandaru
|
Anggota
|
2001577264
|
Zulfa
|
Anggota
|
Kelas
|
LK01
|
BINUS UNIVERSITY
2017
HALAMAN PENGESAHAN LAPORAN AKHIR
Project Luar Kelas Character Building
Kewarganegaraan
1.
|
Judul Project
|
:
|
Menanam Pohon
Untuk Kesejahteraan Alam yang Lebih Baik
|
2
|
Lokasi
Project
|
:
|
Perumahan
Diponegoro, Lippo-Karawaci, Tangerang
|
3
|
Kelompok
target kegiatan
|
:
|
Masyarakat
sekitar perumahan
|
4.
|
Nama
Anggota Kelompok
|
||
1.
|
:
|
Karin Febrianti Pratama
|
|
2.
|
:
|
Lailatul Hamdah
|
|
3
|
:
|
Bagus Pratama
|
|
4.
5.
6.
7.
8.
|
:
:
:
:
:
|
Chalvin Surya Dinata
Dicky Angkasa
Paskalia Hosana
Rahadian Kamandaru
Zulfa
|
|
5
|
Mata
Kuliah
|
:
|
Character
Building Kewarganegaraan
|
6
|
Kelas
|
:
|
LK01
|
7.
|
Dosen
|
:
|
Heru Christanto, S.S., M. M.
|
Tangerang, 17 Maret
2017
Mengetahui,
Heru Christanto,
S.S., M. M.
Dosen CB
Kewarganegaraan
|
Ketua Kelompok
Karin
Febrianti Pratama
|
DAFTAR ISI
Lembaran cover…………………………………………………………………………..........1
Lembaran
pengesahan…………………………………………………………………...….... 2
Daftar
Isi……………………………………………………………………………………… 3
Bab I : Pendahuluan...…………………………………………………….……….……….4-5
Bab II : Metode Kegiatan…………………………………………………………………...5-8
Bab III : Konsep……………………………………….………………………..………….......9
Bab IV : Pelaksanaan Kegiatan……………………………………………………..….….10-16
Bab V : Kesimpulan dan saran………………………………………………………..….......17
Bab VI : Penutup………………………………………………………………………….......18
BAB I PENDAHULUAN
1.1
Latar Belakang
Bumi
merupakan tempat tinggal semua makhluk hidup. Makhluk hidup saling membutuhkan
untuk melangsungkan hidupnya. Seperti manusia membutuhkan pohon untuk
mendapatkan oksigen, pohon juga memerlukan karbon dioksida yang dihasilkan oleh
manusia untuk dijadikan oksigen kembali. Namun, belakangan ini terjadi banyak
sekali kerusakan lingkungan, seperti hutan gundul, daerah yang gersang,
pemanasan global, dan lain sebagainya.
Salah
satu kerusakan yang berdampak untuk jangka waktu yang lama adalah hutan yang
gundul. Padahal, pohon merupakan salah satu mahluk hidup yang dapat
menyelamatkan bumi dari pemanasan global. Pohon mempunyai banyak manfaat, salah
satunya adalah menyerap karbondioksida dan menghasilkan oksigen sebagai udara untuk
makhluk hidup bernapas. Namun, masih banyak lahan di bumi ini yang masih
gersang ataupun hanya terdapat sedikit pohon.
Jumlah
pohon yang sedikit di suatu daerah mengakibatkan kerusakan lingkungan dan juga
merusak kelangsungan hidup makhluk hidup serta tumbuhan. Oleh karena itu,
penanaman pohon di daerah yang kurang asri akan sangat membantu memulihkan
lingkungan sekitar serta membantu kelangsungan hidup makhluk hidup. Demi
tercapainya rencana ini kami harus dengan sungguh-sungguh untuk melakukan penanaman
pohon dan merawatnya untuk masa depan kelak.
Seperti
yang telah disebutkan diatas, kami selaku tim ingin melakukan penanaman pohon
untuk membantu penghijauan di daerah yang gersang dan mempunyai sedikit pohon.
Kegiatan ini akan dilakukan dengan tata cara yang benar serta dengan penelitian
yang jelas.
1.2
Permasalahan
Pada
saat ini, banyak lingkungan yang mulai gersang, yang diakibatkan penebangan
pohon secara liar. Selain itu, dengan berkurangnya pepohonan maka karbon
dioksida diudara pun meningkat, udara di bumi pun semakin panas dan menyebabkan
kebakaran hutan. Beberapa daerah yang kurang pohon pun tak jarang yang terkena
musibah banjir ketika musim hujan datang.
1.3
Rencana Kegiatan
· Survey
tempat, membuat proposal, dan meminta perizinan
· Membeli dan menanam 16 pohon
· Memberikan
pupuk rutin
· Memberikan
air yang cukup
· Melakukan
pemeriksaan rutin
BAB II METODE KEGIATAN
2.1 Menentukan
Lahan
Lahan hutan merupakan media tumbuh bagi tanaman hutan
yang berperan penting dalam rangka menciptakan pohon-pohon hutan
sesuai dengan karakteristiknya. Lahan yang dipilih sebagai target penanaman
hendaknya merupakan zona bebas dari segala bentuk aplikasi pembangunan baik
pemerintah maupun swasta, karena proses terciptanya pohon-pohon hutan memerlukan
waktu yang panjang (diatas 10 tahun) untuk dapat terciptanya ekosistem hutan.
Jadi hendaknya lahan-lahan tersebut diplanning
secara matang agar
pelaksanaan penanam pohon tidak merupakan seremonial belaka.
2.2
Tentukan Bibit
Dalam
kegiatan penanam pohon setelah lahan telah ditetapkan, langkah berikutnya
adalah menentukan jenis bibit yang akan ditanam. Jenis-jenis yang akan ditanam
hendaknya merupakan jenis andalan lahan setempat (pohon yang dapat tumbuh pada
areal tersebut), bukan berdasarkan tren ataupun ketersediaan bibit pada kebun
bibit, pada lahan yang sangat kritis hendaknya lebih diprioritaskan tanaman
jenis-jenis pionieer, untuk mempercepat proses penutupan lahan.
2.3
Lubang Tanam
Pembuatan
lubang tanam sebaiknya dilakukan sehari sebelum dilakukan penanaman, hal ini
dimaksudkan agar suhu udara didalam dan diatas permukaan lahan stabil sehingga
dapat membantu menggurangi stess pada tanaman dalam beradaptasi dengan
lingkungan yang baru. Lubang tanam dibuat minimal 20 cm x 20 cm dengan kedalam
30 cm – 40 cm (disesuaikan dengan media tumbuh perakarannya). Apabila perlu
setelah lubang dibuat ditambahkan pupuk kandang untuk membantu hara media
tanaman.
2.4
Tata Cara Penanaman
Bibit
yang akan ditanam terlebih dahulu dilepaskan dari kantung-kantung media tumbuhnya
(polybag) kemudian ditanaman bersama
media tumbuhnya, harus hati-hati agar media tumbuhnya jangan sampai rusak,
tanaman harus tegak agar proses pertumbuhan dapat berkembangan dengan baik.
Kemudian tutup lubang tanaman sambil menekan pelan pada sekeliling tanaman
sampai bibit dapat berdiri dengan baik.
2.5
Waktu Penanaman
Pelaksanaan
penanaman hendaknya dilakukan mulai jam 07.00-09.00 WIB dan 17.00-18.00 WIB,
karena sekitar jam tersebut suhu permukaan tanah sedang turun dan stabil
sehingga dapat mengurangi stress pada tanaman. Apabila tidak memungkinkan
menanam pada jam-jam tersebut dapat dilakukan pada jam diantaranya akan tetapi
setelah dilakukan penanaman segera dibuatkan naungan untuk menghindari terik
matahari yang dapat membakar hijau daun tanaman, apabila sampai terbakar maka
klorofil daun tidak dapat berfotosintesis dan akhirnya tanaman akan mati.
2.6
Pemeliharaan
Kegiatan
ini sama penting dengan tahapan-tahapan diatas, dimana sering kita
mengesampingkan langkah yang satu ini, setelah penanaman hendaknya dilakukan
pemeliharaan terhadap gulma, liana semak, hewan tangan manusia dan lain sebagainya,
agar ruang tumbuh tanaman dapat berkembang dengan baik. Kegiatan ini dapat
dilaksanakan pada 6 bulan setelah penanaman sampai tanaman berumur 3 tahun.
Susunan
Kegiatan :
Senin, 20 Maret 2017
No
|
Waktu
|
Kegiatan
|
1
|
13.00
WIB
|
Berkumpul
di lobby Binus Alsut
|
2
|
13.00
WIB -13.30 WIB
|
Membahas
lokasi tempat yang akan disurvey
|
3
|
13.30
WIB -15.00 WIB
|
Berkeliling
mencari lokasi yang akan digunakan (daerah kota Tangerang, Gading Serpong,
dan Karawaci)
|
4
|
15.00
WIB -16.00 WIB
|
Menyurvei
dan meminta izin untuk lokasi yang akan digunakan
|
5
|
16.00
WIB
|
Pulang
|
Kamis, 23 Maret 2017
No
|
Waktu
|
Kegiatan
|
1
|
08.30
WIB
|
Berkumpul
di lobby Binus Alsut
|
2
|
08.30
WIB – 09.30 WIB
|
Membeli
bibit pohon dan pupuk
|
3
|
09.30
WIB – 10.00 WIB
|
Perjalanan
menuju lokasi
|
4
|
10.00
WIB – 13.00 WIB
|
Menanam
dan menyiram tanaman
|
5
|
13.00
WIB
|
Pulang
|
Kamis, 6 April 2017
No
|
Waktu
|
Kegiatan
|
1
|
08.30
WIB
|
Berkumpul
di lobby Binus Alsut
|
2
|
08.30
WIB – 09.00 WIB
|
Perjalanan
menuju lokasi
|
3
|
09.00
WIB –10.00 WIB
|
Memberikan
pupuk tanaman
|
4
|
10.00
WIB –10.30 WIB
|
Menyiram
tanaman
|
5
|
10.30
WIB
|
Pulang
|
Kamis, 27 April 2017
No
|
Waktu
|
Kegiatan
|
1
|
14.30
WIB
|
Berkumpul
di lobby Binus Alsut
|
2
|
14.30
WIB – 15.00 WIB
|
Perjalanan
menuju lokasi
|
3
|
15.00
WIB –16.00 WIB
|
Memberikan
pupuk tanaman
|
4
|
16.00
WIB –17.00 WIB
|
Menyiram
tanaman
|
5
|
17.00
WIB
|
Pulang
|
Kamis, 4 & 11 Mei 2017
No
|
Waktu
|
Kegiatan
|
1
|
11.30
WIB
|
Berkumpul
di lobby Binus Alsut
|
2
|
11.30
WIB – 12.00 WIB
|
Perjalanan
menuju lokasi
|
3
|
12.00
WIB –13.00 WIB
|
Memberikan
pupuk tanaman
|
4
|
13.00
WIB –14.30 WIB
|
Menyiram
tanaman
|
5
|
14.00
WIB
|
Pulang
|
BAB III KONSEP
Kami ingin menciptakan rasa tentram dan bahagia sesuai dengan tujuan dari sila ketiga yang berbunyi Persatuan Indonesia.
Persatuan Indonesia berarti bersama-sama membangun Indonesia untuk menuju
kehidupan yang lebih baik, salah satunya dengan penanaman pohon. Kegiatan ini bertujuan untuk menciptakan suasana
yang nyaman serta bersifat kekeluargaan sehingga akan menimbulkan semakin bersatunya rakyat Indonesia. Bersatunya
rakyat disini bisa dimulai dengan menanam pohon dahulu lalu munculah rasa
kekeluargaan yang erat dengan bersama-sama menanam, merawatnya, serta memelihara pohon
dari kecil hingga besar.
Kami berharap
kegitan ini dapat membantu masyarakat yang suntuk terhadap kegiatan sehari-hari
mereka, lalu kami juga ingin menciptakan
suasana yang akan dengan mudah melepaskan rasa suntuk tersebut dengan menanam
pohon. Walaupun penanamannya tidak banyak tetapi setidaknya itu telah membantu
untuk memperhijau lingkungan serta mempererat rasa kekeluargaan yang kita
miliki. Sehingga dari kegiatan ini kami akan terus menjaga alam bersama-sama
dan mempererat persatuan Indonesia yang dimulai dengan hal kecil seperti menanam pohon. Dengan menanam pohon
diharapkan masyarakat juga mengetahui pentingnya penghijauan lingkungan dan
juga menjaga persatuan dan kesatuan Indonesia.
BAB IV PELAKSANAAN KEGIATAN
1.
Perizinan
dan Survey
Hari,
tanggal : Senin, 20 Maret 2017
Pukul : 13.00 - 16.00 WIB
Pada mata kuliah Character Building
(Kewarganegaraan) ini kelompok kami melakukan kegiatan sosial berupa penanaman
pohon, mengingat semakin gersangnya permukaan bumi. Kami pun mencari
tempat-tempat yang dapat dibilang kering sehingga kegiatan sosial kami dapat
bermanfaat dan dirasakan oleh warga sekitar. Kami mencari tempat dengan googling, tetapi kami tidak dapat
melihat dan merasakan secara langsung kondisi dan suasana yang ada di tempat
tersebut. Akhirnya, kami pun berkeliling ke daerah kota Tangerang, Gading Serpong
dan Karawaci.
Salah satu teman kami merekomendasikan tempat yang
cukup gersang di salah satu perumahan di Karawaci, kami pun langsung menuju ke
lokasi. Suasana di perumahan tersebut terlihat cukup gersang dan ada beberapa
tanah kosong yang tidak dimanfaatkan dengan baik. Kami pun memutuskan untuk
menanam pohon di perumahan ini dan meminta izin ke warga setempat. Kegiatan
menanam kami pun diterima oleh warga dan kami diminta untuk menentukan hari dan
tanggal untuk pelaksanaan kegiatan tersebut. Kami menanyakan pohon apa yang
sebaiknya ditanam, warga memilih pohon yang rindang sekaligus bisa menghasilkan
buah untuk dimakan.
2.
Membeli
dan menanam 16 pohon
Hari,
tanggal : Kamis, 23 Maret 2017
Pukul : 09.00 – 13.00 WIB
Pada hari Kamis, 23 Maret 2017, kelompok kami mulai
melakukan kegiatan sosial kami yang pertama. Kami kumpul di Binus University
sekitar jam 08.30 WIB. Setelah kelompok kami lengkap, kami langsung pergi ke
tempat penjualan pohon. Kami pun membeli 16 pohon, pohon yang kami beli tidak
hanya rindang tetapi buahnya juga dapat dimanfaatkan, sesuai dengan keinginan
warga setempat. Kami diantaranya pohon mangga, rambutan, jambu, dan petai cina.
Kami juga membeli pupuk, berupa pupuk pembasmi hama dan pupuk untuk menyuburkan
tanaman kami.
Sesampainya di lokasi, pukul sudah menunjuk ke arah
10.00 WIB, tanpa menunggu lama, kami pun mulai melakukan penggalian tanah untuk
penanaman pohon. Penggalian tanah membutuhkan waktu cukup lama, karena kelompok
kami tidak terbiasa untuk melakukan penggalian sekaligus lubang tanam yang
dibutuhkan cukup banyak. Setelah selesai penggalian tanah, kami pun memasukan
pohon-pohon kecil yang tadi sudah kami beli ke dalam lubang dan menutup kembali
lubang tersebut dengan tanah yang tadi digali. Kami juga menyiram tanaman untuk
pertama kalinya. Setelah kegiatan selesai, kami pamit dengan warga dan pulang.
3.
Memberikan pupuk secara
rutin
Hari, tanggal : Kamis, 6 April 2017
Pukul : 09.00 – 10.30 WIB
Pemeriksaan rutin kami yang bertepatan pada hari Kamis, 6 April
2017. Kami bersama-sama berangkat dari Binus University menuju ke lokasi. Kami
sampai sekitar pukul 09.00 WIB. Kami disambut ramah oleh warga. Kemudian, kami
meminta izin untuk melihat tanaman kami. Setelah mendapat izin, kami langsung
memeriksa tanaman kami dan mendapati tanaman kami dalam kondisi yang bagus. Pohon-pohon
kami terlihat sehat dan memungkinkan untuk tumbuh dengan baik. Pemeriksaan
kedua ini kami fokuskan untuk menyuburkan pohon dengan memberikan pupuk yang
telah kami beli. Selain memberi pupuk untuk menyuburkan, kami juga memberikan
pupuk pembasmi hama, agar pertumbuhan tanaman tidak terhambat. Setelah
memberikan pupuk, kami menyiram kembali pohon-pohon kami agar tidak kekurangan
air. Kegiatan pun selesai dan kami pamit untuk pulang.
4.
Memberikan air cukup
Hari, tanggal : Kamis, 27 April 2017
Pukul : 15.00-17.00 WIB
Kegiatan sosial kami yang keempat diawali dengan berkumpul di
Binus University pukul 14.30 WIB. Kami berangkat menuju ke lokasi dan tiba di
lokasi pukul 15.00 WIB. Seperti hari-hari sebelumnya, setelah tiba di lokasi
kami langsung menemui warga dan meminta izin untuk melihat tanaman kami. Kemudian,
kami melakukan pemeriksaan pada pohon-pohon kami dan mendapati tanaman kami
dalam kondisi baik. Selanjutnya, kami memberikan pupuk lagi untuk menyuburkan
tanaman dan pembasmi hama. Berhubung dari beberapa hari kemarin hujan, kami
yakin kebutuhan air tanaman kami pun cukup, maka dari itu kami hanya menyiram
sedikit air untuk tanaman kami. Setelah menyiram selesai, kami pun pamit dengan
warga dan pulang.
5.
Melakukan pemeriksaan
rutin
Hari, tanggal : Kamis, 4 & 11 Mei 2017
Pukul : 12.00- 14.00 WIB
Kami melakukan pemeriksaan rutin setiap kami ke lokasi dan yang terakhir pada Kamis, 11 Mei 2017. Kami tiba di lokasi pukul 12.00 WIB dan langsung menghampiri warga dan meminta izin untuk memeriksa kondisi pohon-pohon kami. Ketika kami memeriksa pohon kami, ternyata pohon kami dalam kondisi yang baik, walaupun belum terlihat proses pertumbuhannya. Pohon kami terbebas hama karena kami selalu memberikan pupuk anti-hama. Selanjutnya kami tetap memberikan pupuk pembasmi hama dan pupuk untuk menyuburkan tanaman. Dan kami pun tidak pernah lupa untuk menyiram tanaman kami sebagai penutup sebelum kami pamit dengan warga dan pulang.
REFLEKSI KELOMPOK
Kami melakukan penanaman pohon yang bertempat di daerah yang menurut
kami merupakan daerah yang gersang dan hanya ada dedikit tanaman di daerah itu.
Kami melihat bahwa tempat itu merupakan tempat yang tepat untuk melakukan
penanaman pohon, oleh karena itu kami memutuskan untuk menanam pohon di daerah
tersebut. Setelah kami melakukan penanaman pohon di daerah tersebut kami sadar
bahwa dengan melakukan penanaman pohon yang dibilang tidak banyak ini tetap
masih bisa membantu daerah tersebut untuk menjadi lebih hijau dan tidak gersang
lagi. Kami sadar bahwa penanaman pohon di daerah yang gersang merupakan hal
yang penting yang bisa kita lakukan untuk menyelamatkan bumi ini dari pemanasan
global, dan juga dengan melakukan penanaman pohon kita juga berarti telah
melakukan penyelamatan terhadap lingkungan hidup kita jadi bumi ini akan
terjaga hingga anak cucu kita nantinya.
Selain itu kami juga sadar bahwa menanam sebuah pohon bukanlah hal yang
mudah, dimana kita harus memastikan bahwa tanah yang berada di daerah tersebut
sehat, kita juga harus memastikan bahwa tanaman tersebut aman serta bisa terus
di pantau oleh kita sebagai penanam pohon. Setelah itu kita harus melakukan
pemupukan untuk memastikan bahwa tanaman tersebut sehat, kita juga harus
membeli pupuk anti hama serta kita juga harus memastikan bahwa pohon yang
kita tanam akan tumbuh besar seta sehat. Kami sadar bahwa hal yang biasa kita
lihat sebagai hal yang mudah ataupun sepele tetapi ternyata merupakan hal yang
sulit untuk dilakukan. Kami juga sadar bahwa kesabaran sangat diperlukan untuk
menjalankan penanaman pohon ini.
Selain itu kami sadar bahwa dari penanaman pohon ini yang menurut kami
cukup sulit dapat membantu lingkungan sekitar untuk melakukan fotosintesis dan
membantu tumbuhan serta makhluk lain untuk tetap hidup. Kami juga menyadari
bahwa penanaman pohon itu sulit, oleh karena itu kami ingin terus menjaga bumi
ini tetap hijau dan dapat memberikan kehidupan uang seimbang untuk semua
makhluk yang ada di bumi ini. Selain itu kami juga ingin terus menjaga
lingkungan ini agar anak cucu kami nantinya bisa merasakan bumi yang indah,
hijau serta sehat. Rasa prihatin dan sayang kami terhadap bumi ini membuat kami
terus memastikan bahwa bumi ini tetap hijau.
BAB V KESIMPULAN DAN SARAN
5.1 Kesimpulan
Setelah
melakukan kegiatan sosial ini kami dapat menyimpulkan bahwa pohon merupakan
komponen penting di dalam bumi yang multifungsi. Pohon akan menghasilkan
oksigen untuk manusia bernapas, selain itu pohon yang rindang akan membuat bumi
terasa tidak terlalu panas, dan pohon dapat menghasilkan buah untuk dimakan
manusia atau hewan. Penting sekali untuk memelihara dan menjaga pohon. Namun,
sayangnya banyak dari manusia yang
masih belum sadar akan pentingnya pohon sehingga memanfaatkan pohon secara liar
sehingga berdampak negatif.
Kami
berharap walaupun kami hanya menanam sedikit pohon setidaknya dapat memberikan
manfaat bagi warga. Kami juga berharap pohon-pohon yang telah kami tanam akan
tumbuh besar dan mampu mengatasi permasalahan lingkungan yang ada di bumi. Kami
pun yakin hal sekecil apapun yang kami lakukan, lama-lama akan menghasilkan
sesuatu yang besar. Walaupun kegiatan sosial ini telah berakhir, tetapi tidak
menutup kemungkinan bagi kami untuk tetap melakukan pemeriksaan pada tanaman.
5.2
Saran
Untuk pengembangan
lebih lanjut, maka kami memberikan saran yang sangat bermanfaat kepada warga
sekitar perumahan agar dapat membantu kelestarian alam. Saran-saran tersebut
antara lain :
1.
Melakukan pemeriksaan rutin.
2.
Menyiram pohon sesuai kebutuhan.
3.
Memberi pupuk ketika sedang terserang
hama.
4.
Memberi pupuk agar pohon tetap subur.
BAB VI PENUTUP
Demikian laporan akhir ini dibuat, agar bisa menjadi
kerangka gambaran pelaksanaan kegiatan tersebut. Besar harapan kami, kegiatan
yang sudah terlaksana dapat bermanfaat bagi kelangsungan lingkungan hidup.
Tangerang,
3 Juni 2017,
Binus
University Alam Sutera
Mengetahui,
Dosen Character Building,
Heru
Christanto, S.S., M.M
|
Hormat kami,
Ketua Pelaksana Kegiatan,
Karin
Febrianti Pratama
|















Komentar ini telah dihapus oleh pengarang.
BalasHapusZoner Photo Studio Free Download
BalasHapuswavepad audio editor crack
BalasHapusrecover my files crack
folder lock crack
acrok video converter ultimate crack
videopad-video-editor-pro-crack-2
iobit uninstaller pro crack
iobit uninstaller pro crack
Wondershare Filmora Crack
BalasHapusAshampoo Winoptimizer Crack
Cracks
Traktor Pro Crack
Vsdc Video Editor Pro Crack
Bytefence Anti-Malware Pro Crack
Here at Karanpccrack, you will get all your favourite software. Our site has a collection of useful software. That will help for your, Visite here and get all your favourite and useful software free.
BalasHapuskaranpccrack
cleanmymac X Crack